Tantangan Pendidik di Era Zaman Serba Kreatif

Konten [Tampil]
tantangan pendidik zaman kreatif
Saat ini kita memasuki zaman yang mungkin baru bagi kita sendiri dan anak anda, zaman di mana kreatifitas menjadi salah satu acuan dalam menilai skill seorang anak, baru saja kita lalui zaman – zaman yang terdahulu sebelum zaman kreatif ini datang . contohnya saja zaman informasi, zaman prasejarah, zaman informasi dan zaman – zaman yang lain.

Sekarang ini jauh berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, sebelum adanya media informasi dan koneksi internet pada masa tahun yang telah lalu, sekarang anak – anak banyak belajar melalui video yang ada di internet, orang bisa bekerja lewat dunia maya dan internet, bahkan ada yang bekerja di dalam rumah saja dan bisa menghasilkan pundi – pundi rupiah dari pekerjaanya itu kecanggihan zaman sekarang memang menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik dan orang tua anak.

Bahkan sekarang ini anak bisa belanja tanpa harus panas-panasan di pasar, cukup melewati jaringan internet dan handphone pintar maka, bisa membeli barang apa saja lewat rumah menjadi andalan anak-anak jaman sekarang, belanja daring sebutannya ( online ).

Bahkan tanpa kita sadari pekerjaan orang di sekeliling kita pun banyak yang berubah , banyaknya orang yang menjual kuliner, makananan secara online, menjadi komika di televisi dan dunia maya ( stand – up ), programmer, dan marketing online ( internet Marketer ) Zaman baru ini disebut juga sebagai zaman kreatif, dimana sebuah masa ketika orang – orang membuat praktek, cara dan produk, baru untuk menghasilkan kualitas hidup bersama.

Latar Belakang Lahirnya zaman kreatif

Kreatifitas atau zaman kreatif tidak hadir sendirian , ia didorong oleh berbagai macam hal yang bisa membuat zaman kreatif itu muncul ke permukaan, berikut  ini penyebab munculnya zaman kreatif antara lain :

Keterbatasan Sumber daya alam

Pernah mendengar lagu pemandangan cuplikannya sebagai berikut “ memandang alam dari atas bukit sejauh pandang  kulepaskan sungai tampak berliku , sawah terbentang luas . bagai permadani dikaki langit, gunung menjulang, berpayung awan, oh indahnya pemandangan..”

Lagu dan lirik musiknya yang sederhana yang bisa menggambarkan berbagai macam pemandangan, lagu yang bagus untuk mengajak anak menikmati pemandangan dan mencintai pemandangan tersebut, ketika anda mudik ke kampung, anda bisa menyanyikan lagu ini sepanjang jalan, sehingga anak akan mengerti bagaimana indahnya pemandangan yang ada di daerah pedesaan dan perkotaan jauh beda sekali.

Indonesia dikenal dengan sumber daya alam yang melimpah, sudah ada sejak awal masa kolonial belanda, jadi tak heran jika bangsa eropa datang ke indonesia untuk mencari kekayaan sumber daya alam yang luar biasa di Indonesia. Negara indonesia disebut sebagai Zamrud khatulistiwa, artinya permata hijau yang ada di garis khatulistiwa. Banyak orang yang ingin memiliki kekayaan bangsa indonesia, bahkan para seniman dunia pun kadang menggambar dan melukiskan keadaan alam indonesia yang sangat indah.

Namun perasaan Miris pun melanda, lagu pemandangan yang di nyanyian kadang membuat ego ini memberontak, bahkan tidak sesuai dengan keadaan saat ini, mungkin lagu pemandangan akan menjadi angan-angan belaka di masa depan nantinya.

Pemandangan yang ada di dalam lirik lagu tersebut sudah mulai  menjadi kenangan dan sudah mulai terkikis, tahun demi tahun pemandangan hijau sudah menjadi pemandangan abu-abu, hutan dan sawah menjadi hutan beton. Apa yang terjadi akibat dari keserakahan manusia maka pada tahun 2009 aja laju kerusakan hutan di Indonesia mencapai 1, 51 juta hektar / tahun. Sungguh miris alam ini.

Inilah mengapa sumber daya alam mempengaruhi perubahan zaman, yang asalnya zaman tidak tahu apa-apa dan kemampuan pengolahan bahan, baik itu makanan, minuman, pakaian, sandang , pangan dan papan masih menggunakan gaya tradisional. Namun, semenjak terbatasnya sumber daya alam maka pengolahan bahan-bahan tersebut menggunakan gaya yang lebih modern.

Saat sumber daya alam semakin terbatas, tantangan di generasi selanjutnya adalah menciptakan produk yang lebih hemat, proses yang efisien dan produk baru yang menggunakan sumber alternatif, misalnya pembuatan mobil hemat energi, pembuatan transportasi listrik dan sebagainya.

Kelimpahan makanan

kelimpahan makanan
Kelaparan di masa sekarang ini bukan karena kekurangan pangan, melainkan lebih karena kurangnya pemerataan. Penyakit di zaman sekarang lebih didominasi karena kelebihan makan atau pola makan yang salah.

Penyakit yang menjadi pembunuh nomor satu saat ini adalah penyakit jantung. Penyakit jantung bukanlah penyakit yang disebabkan oleh kekurangan makanan atau infeksi, penyakit jantung disebabkan oleh kelimpahan, kondisi yang berkecukupan, tetapi tidak disertai dengan penyesuaian pola makan dan gaya hidup sehat. Seorang teman berkata setelah berkelakar bahwa setiap zaman punya penyakit ini sendiri.

Penyakit jantung merupakan simbol dari keadaan kelimpahan, keadaan yang memungkinkan orang memenuhi tak hanya kebutuhannya tetapi juga keinginannya, banyak orang yang tak lagi bertanya makan apa, akan tetapi, mereka akan bertanya Nanti malam makan  di mana,.

Topik makan beralih dari urusan bisa atau tidak bisa makan, menjadi urusan tempat makan yang nyaman untuk bersantap.

Keadaan kelimpahan ini juga bisa kita lihat dari kepemilikan benda-benda yang lain. Saat mengejar mengerjakan skripsi contohnya pada Tahun 2002, banyak orang yang masih meminjam komputer teman atau pergi ke rental komputer, namun pada tahun tahun 2020 dan tahun selanjutnya semua Mahasiswa memiliki laptop sendiri.

Bahkan APJII mencatat bahwa penggunaan telepon genggam di Indonesia meledak pada tahun 2011 hingga sekarang. Pada saat ini terdapat sekitar 57 7 juta telepon pintar di tangan masyarakat Indonesia, hal ini menggambarkan bahwa perubahan zaman semakin mengarah zaman teknologi tinggi.

Masa kelimpahan juga membuat keunikan budaya mempunyai nilai tinggi di dunia global, masyarakat barat tak hanya punya kebutuhan untuk memiliki produk dalam jumlah besar, namun Mereka ingin memiliki produk atau mengalami pengalaman yang unik dan berbeda.

Sehingga tantangan orang Indonesia yang mendapatkan pelimpahan untuk menggunakan kreativitas adalah untuk mengelola keunikan budaya secara air untuk menghasilkan karya yang dibutuhkan dunia global.

Perlu sentuhan kreativitas Agar sebuah produk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kita tidak bisa memberikan sekedar produk tetapi harus lebih ke itu sebuah produk yang indah.

Teknologi informasi

Seorang bocah pada masa dahulu bisa bermain-main parasut yang bisa dilempar akan jatuh perlahan, parasut tersebut terbuat dari plastik, namun akan susah ditemukan pada zaman sekarang. Mainan parasut yang terbuat dari plastik itu sebenarnya sederhana tetapi berselang hari kemudian Waktu demi waktu dan itu menjadi sangat langka dan susah  didapatkan di tempat tinggal barunya

Begitu juga halnya dengan seorang bapak yang membeli televisi Hitam Putih menyala dengan menggunakan tenaga aki, adanya televisi membuat rumah bapak tersebut menjadi ramai para tetangga dan keluarga ikut nonton bareng, jika malam musik dan film akhir pekan yang menjadi favorit. Pada hari Minggu anak-anak menonton  Si Unyil bisa menyaksikan Ria Jenaka dan Selekta Pop namun sejak masuknya televisi zaman sekarang informasi dan teknologi masa kini.

Keadaan pun berubah kah yang lebih mengedepankan teknologi. Orang-orang tidak lagi berkumpul Bahkan mereka memiliki televisi sendiri di rumah, Pola informasi berubah drastis ketika internet hadir, mereka lalu berkecimpung di dunia maya, dampak Natal login web 2.0 semakin meluas dengan maraknya berbagai media sosial seperti Facebook Twitter dan YouTube. Individu bukan hanya konsumen melainkan juga atau penyebar dan produsen informasi.

Internet menjadi wabah jumlah pengguna internet naik setiap tahun hingga puluhan juta bahkan ratusan juta pada sekarang ini. Media sosial seolah Makan minum dan juga internet kelihatan kebiasaan bangsa Indonesia yang suka ngobrol Indonesia menempatkan Jakarta sebagai kota paling cerewet menggunakan Twitter sedunia. Internet menjadi media yang memfasilitasi orang untuk mengekspresikan kreativitasnya sehingga Mandiri maupun bersama-sama.

Sehingga ketika hadirnya dunia Internet sekarang ini maka sebaiknya Anda harus mampu memanfaatkan teknologi masa sekarang dengan bijaksana.anak anak harus di ajarkan bagaimana cara memanfaatkan teknologi sebaik mungkin dan kita sebagai orang tua harus mempersiapkan mereka manjadi pribadi yang bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan orang lain.

0 Response to "Tantangan Pendidik di Era Zaman Serba Kreatif"

Post a Comment

Salam perkenalan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel