Ulasan Mengenai Hari Pendidikan Nasional dan Ki Hajar Dewantara

Siapa sih yang tak kenal dengan ki hajar dewantara, bapak pendidikan nasional di negara indonesia, bahkan beliau juga adalah seorang tokoh yang mampu mengembangkan anak didiknya menjadi orang yang berguna.

Tanggal 2 mei diperingati sebagai hari pendidikan nasional, hari pendidikan yang sengaja diperingati pada tanggal tersebut, akan memberikan warna tersendiri bagi dunia pendidikan, apalagi pendidikan berusaha membimbing dan memberikan ilmu kepada generasi - generasi penerus bangsa.
makna hari pendidikan Nasional

Hari pendidikan nasional, menjadi kunci tolak ukur waktu di masa lampau, bangsa Indonesia pernah merasakan  kebodohan, dijajah, dihina dan dirampas kekayaan alamnya, hal ini tak lepas dari banyaknya rakyat Indonesia yang larut dalam kegelapan akibat dijajah dan tidak mendapatkan pendidikan di masa mudanya.

Makna hari pendidikan Nasional

Beragam makna yang dapat kita ambil dari peringatan hari pendidikan Nasional, yang selalu diperingati setiap tahunnya, maknya yang mendalam mungkin tersimpan di setiap hati orang yang telah mengalami masa - masa sulit . Pada Zaman dahulu nenek - nenek dan orang tua kita sulit sekali mendapatkan pendidikan karena banyaknya para penjajah dan yang boleh sekolah hanya seseorang yang mempunyai duit atau hubungan kebangsaan dengan negrinya, sedangkan kita tidak di ijinkan untuk memasuki sekolah - sekolah tersebut.
Logo hari pendidikan nasional 2019

Hari pendidikan nasional memberi makna yang mendalam bagi siapa saja yang tahu dunia pendidikan, karena pada jaman dahulu oraang tidak bisa sekolah karena kejamnya penjajahan dan peraturan pemerintahan belanda pada jaman dulu, yang tidak memperbolehkan rakyat Indonesia Untuk bersekolah, sehingga anak- anak  orang indonesia dibiarkan Buta huruf.

Hai inilah yang menjadi landasan dasar betapa pentingnya hari Pendidikan Nasional bagi rakyat Indonesia, dengan adanya hari pendidikan Nasional maka Pendidikan serasa di hargai, dan Guru mudah memahami anak Muridnya karena di hargai, segenap apresiasi diberikan untuk mencerdaskan anak bangsa, terlebih negara kita ini adalah negara kaya, yang senantiasa perlu generasi muda yang mampu memimpin Negeri ini kedepannya, sehingga perlunya pendidikan di tanamkan sejak usia muda pada diri anak,Pengaruh adanya pendidikan yang berkelanjutan dan tidak ada tentangan dari pihak manapun, menyebabkan banyaknya orang yang berilmu dan pinter-pinter di Indonesia.

Bapak Pendidikan Nasional

Siapa yang tidak kenal dengan Ki hajar dewantara, beliau adalah seorang pelopor yang terkenal di Dunia pendidikan , nama beliau adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, atau yang di sebut sebagai Ki Hajar dewantara, lahir di Pakualaman, 2 Mei 1889 dan meninggal di yogyakarta , pada tanggal 26 April 1959 pada umur 69 tahun. Beliau merupakan seorang aitivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, Kolumnis, Politisi, dan pelopor pendidikan Bagi Kaum Negara Indonesia dari Zaman penjajahan belanda. Ki hajar dewantara juga di kenal sebagai Pendiri taman Siswa, yaitu lembaga yang memberikan kesempatan bagi para rakyat Indonesia Untuk bisa memproleh hak pendidikan tanpa ada tekanan dan penjajahan.

Bapak pendidikan Indonesia memang pantas di sematkan pada diri seorang Ki Hajar dewantara, kerena tanggal Kelahirannya sekarang di peringati sebagai hari pendidikan Nasional, kerena beliau menciptakan 3 semboyan yang begitu Fenomenal.

Pengaruh beliau dalam dunia pendidikan Luar biasa, ilmu yang beliau dapat semasa sekolah di luar negri, beliau manfaatkan di dunia pendidikan untuk mendidik anak- anak bangsa indonesia tanpa pandang bulu dan rasa penuh Ikhlas yang luar biasa, Ki Hajar dewantara adalah seorang pahlawan yang Fenomenal, bahkan foto beliau sempat ditampilkan di uang kertas pecahan 20.000 rupiah pada tahun 1998.

Jasa -  Jasa Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar dewantara di kenal sebagai bapak pendidikan Nasional, memiliki jasa - jasa yang luar biasa, salah satunya adalah  beliau telah mencetuskan 3 semboyan yang mempunyai makna mendalam bagi dunia pendidikan, semboyan itu adalah"Ing Nagrso sung Tuladha (di depan menjadi Teladan), Ing madya Mangun Karsa (ditengah membangun semangat), tut Wuri handayani ( dari belakang memberikan Dorongan).

Soewardi atau yang di kenal sebagai Ki hajar dewantara berasal dari lingkungan keluarga Kadipaten Pakualaman, Putra dari GPH Soerjaningrat, dan cucu dari pakualaman III, ia menamatkan pendidikan dasar di ELS ( Sekolah dasar eropa / belanda ) dan melanjtkan Ke Stovia ( sekolah dokter Bumiputera ), tetapi tidak sampai tamat kerena Sakit.

Ia bekerja sebagai Penulis dan wartawan di beberapa Surat kabar, di antaranya, Sediotomo, Midden Java, de express , oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, dan Poesara.Pada masanya Ki Hajar dewantasa di kenal sebagai Penulis yang handal.

Ki hajar dewantara berjuang untuk memberikan hal yang terbaik untuk bangsa ini, beliau sewaktu muda saja aktif dalam kegiatan organisasi - organisasi pada zaman dahulu, ia aktif di seksi propaganda pada tahun 1908 semenjak berdirinya Budi Otomo ( BO ). 

Perjuangan Ki Hajar Dewantara di Dunia Pendidikan

Ki hajar dewantara terus memperjuangkan pendidikan di negara Indonesia pada jaman dulu, ki Hajar dewantara pada masa kecilnya tidak seperti kita yang hanya duduk manis mendengarkan guru mengajar di depan kelas, atau yang bebas bermain di luar kelas, serta makin enak dengan semakin amannya negara Indonesia sekarang, Pada masa Ki hajar dewantara sekolah ibarat sebuah tantangan yang begitu besar Risikonya, karena dahulu masih didalam penguasaan Belanda maka Sekolah itu bagai mimpi yang telah terwujud.

Ki Hajar dewantara adalah orang yang cerdas masa pendidikan dasar pun beliau embat di Luar Negri, Sejak kecil Ki Hadjar Dewantara sudah dididik dalam suasana religius dan dilatih untuk mendalami soal-soal kesasteraan dan kesenian Jawa. Sejak kecil pula dia dilatih untuk hidup sederhana. Keterbatasan materil yang dialami keluarganya, tidak menyurutkan semangat belajarnya. Meskipun ia hanya masuk ke Sekolah Dasar Belanda III (ELS), ia tetap bersemangat menuntut ilmu.
bagai orang yang tak lupa akan Kulitnya, Beliau kembali Ke Indonesia dengan membawa segudang ilmu pengetahuan dan pemikiran - pemikiran beliau yang sangat fenomenal, membuat Ki Hajar dewantara semakin Terkenal Di Tanah Air.

di tengah hiruk piruk sekolah belanda yang tidak boleh orang Indonesia sekolah di dalamnya maka Ki hajar dewantara mendirikan perguruan taman siswa, pada tanggal 3 Juli 1922, dalam perjuangan Mendirikan Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.Ki hajar dewantara  Pernah di buang ke negeri Belanda oleh pemerintah Belanda dari tanggal 6 September 1913 sampai dengan 5 September 1919, karena kritik pedasnya pada pemerintah Hindia Belanda saat itu.

Ki hajar dewantara melawan para orang orang belanda melalui jalur pendidikan , dengan didirikannya Perguruan taman siswa bagi rakyat Indonesia, beliau memperkenalkan Baca tulis kepada Bangsa Indonesia, dan mengajarkan rakyat dan pemuda - pemudi untuk di berikan bekal Ilmu pengetahuan, perlahan Perguruan taman siswa semakin berkembang pesat dan inilah yang dilakukan Oleh Ki Hajar dewantara untuk memperjuangkan Kemerdekaan negara Indonesia.

Gambaran Singkat Pendidikan Ki Hajar dewantara

Ki hajar dewantara pada masa pendidikannya antara lain pernah belajar di ;

Pendidikan dasar di ELS (Sekolah Dasar Eropa/Belanda).  kemudian melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera), tetapi tidak sampai tamat karena sakit. STOVIA adalah School tot Opleiding van Indische Artsen, atau yang juga dikenal dengan singkatannya STOVIA, adalah sekolah untuk pendidikan dokter pribumi di Batavia pada zaman kolonial Hindia Belanda. Saat ini sekolah ini telah menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Sebagai seorang pejuang di dalam dunia pendidikan maka sampai saat ini tanggal kelahiran Ki hajar dewantara masih di peringati sebagai hari pendidikan Nasional, dimana para Guru, pendidik, siswa dan masyarakat luas mengenang cerita perjuangan beliau, seorang patriot bangsa yang dengan gigih memperjuangkan generasi muda untuk mengenyam pendidikan yang layak, selamat hari pendidikan Nasional.



0 Response to "Ulasan Mengenai Hari Pendidikan Nasional dan Ki Hajar Dewantara"

Post a Comment

Salam perkenalan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel